Syarat Penting SNMPTN 2019 : Isi PPDS

Sejak tanggal 4 Januari kemarin, prosedur pengisian pangkalan data sekolah dan siswa (PDSS) untuk pendaftaran SNMPTN telah dibuka. Proses ini menentukan pendaftaran SNMPTN yang akan dimulai pada awal Februari mendatang. Meski sudah memasuki hari ke-8 sejak , pengisian PDSS belum sepenuhnya dilakukan, lantaran menunggu nilai siswa kelas 12 dari semester 1-5 masuk seluruhnya.

Namun, pihak sekolah memastikan pengisian PDSS bisa diselesaikan secepatnya. Ridwan, Waka Kurikulum SMA Negeri 16 Surabaya misalnya, ia menyebut pihaknya telah berkoordinasi dengan lembaga psikologi untuk memberikan arahan terkait jurusan yang bisa dipilih siswa pada SNMPTN. Hal itu dilakukan agar para siswa tidak tahu universitas yang itu-itu saja, melainkan menyebar dan peluang diterima bisa lebih banyak.

Sejauh ini pengurangan kuota penerimaan SNMPTN dianggap tidak memberatkan siswa. Lantaran justru bisa memberikan peluang diterima dari jalur SBMPTN lebih banyak.Tahun lalu jumlah siswa SMAN 16 yang diterima melalui jalur SNMPTN sebanyak 31 siswa, menurun dari tahun 2017 sebanyak 44 siswa.

Masih cukup banyak sekolah yang tidak mendaftarkan siswanya mengikuti seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN), salah satunya yang terjadi di Kalimantan Timur. Tahun lalu, masih ada 71 sekolah jenjang SMA, MA, dan SMK yang tidak mendaftar di pangkalan data sekolah dan siswa (PDSS).

Padahal, pendaftaran tersebut merupakan syarat mutlak. Agar siswa bisa mendaftar perguruan tinggi melalui jalur tanpa tes dengan hanya bermodalkan nilai rapor dan prestasi akademik. Berdasar rekapitulasi Unmul, pada 2016, dari 330 hanya 259 sekolah mendaftar di PDSS.

Banyak Sekolah Belum Mendaftarkan Diri

Jumlah terbanyak yang tidak mendaftar berasal dari SMK sebanyak 42 sekolah, kemudian SMA 19 sekolah, dan MA 10 sekolah. Padahal, tahapan pengisian PDSS relatif tidak sulit.Mekanismenya adalah, kepala sekolah dibantu pihak sekolah cukup mengisi rekam jejak prestasi akademik (nilai rapor) siswa melalui laman online di pdss.snmptn.ac.id.

Setelah pengisian selesai, siswa kemudian memverifikasi data yang sudah diisikan oleh pihak sekolah.Jika tahapan tersebut tidak dilakukan, siswa dari sekolah yang bersangkutan tak bisa mendaftarkan diri pada SNMPTN yang mulai dibuka pada 21 Februari–6 Maret.

Demi mengantisipasi banyaknya sekolah tidak mendaftar PDSS seperti tahun sebelumnya, sejumlah universitas sendiri sudah melakukan sosialisasi ke 10 kabupaten/kota se-Kaltim. Sosialisasi berupa informasi lengkap seputar pengisian PDSS, jalur masuk perguruan tinggi negeri (PTN), hingga profil semua program studi (prodi) yang ada di Unmul.

Pihak sekolah yang ingin mendaftarkan siswanya ke PTN disarankan bisa segera melakukan pendaftaran. Jangan sampai, mendekati akhir masa pendaftaran baru sibuk. Pasalnya, siswa bisa gagal terdaftar hanya karena faktor jaringan lambat atau server penuh. Berkaca pada tahun sebelumnya, biasanya menjelang akhir massa pendaftaran menumpuk dan ada saja gangguan yang tidak terduga.

Jangan Coba Manipulasi Nilai Rapor

Selain meminta segera mengisi PDSS, sekolah juga dihimbau tidak melakukan tindakan curang. Misalnya, mengatrol nilai siswa. Sebab, apabila panitia pusat mengetahui kecurangan tersebut bakal menimbulkan sanksi berat bagi sekolah maupun siswa. Sekolah yang melakukan kecurangan tidak diikutsertakan dalam SNMPTN tahun berikutnya. Sementara itu, siswa yang turut melakukan kecurangan bakal dibatalkan status kelulusannya.

Kewenangan dan identifikasi kecurangan dilakukan panitia pusat, akan ditindaklanjuti sesuai instruksi panitia untuk memberikan sanksi. PDSS sebagai bank data rekam jejak sekolah dan nilai rapor siswa memang rawan dimanipulasi. Sebab, menjadi tolok ukur utama panitia SNMPTN maupun perguruan tinggi menerima mahasiswa baru melalui jalur tanpa tes tertulis. Sanksi tegas yang diberikan panitia tersebut bukan hanya antisipasi kecurangan sekolah, melainkan kerugian dari pihak perguruan tinggi.

Jika dibiarkan, katrol nilai memang tidak bagus. Karena tidak sedikit ditemukan mahasiswa yang nilai rapornya saat sekolah dulu tinggi rata-rata 90, namun saat kuliah prestasi akademik malah berbanding terbalik. Bahkan kalah jauh dari siswa yang nilai rapornya biasa-biasa saja, misal hanya 70–80. Pihak institusi tidak membantah praktik katrol nilai oleh sekolah bisa saja terjadi.

Ancaman sanksi dinilai merupakan solusi agar perbuatan tersebut tidak dilakukan. Selain, persyaratan siswa pendaftar yang diterima berdasarkan akreditasi sejak awal sudah dilakukan penyesuaian. Sekolah yang terakreditasi A, 50 persen siswa terbaiknya boleh diikutsertakan. Lalu, sekolah akreditasi B 30 persen, akreditasi C 10 persen, sedangkan belum terakreditasi hanya 5 persen. Sekolah punya tanggung jawab moral untuk memastikan integritas tetap terjaga.

Jadwal Pendaftaran SNMPTN 2019

Dimulainya tahapan SNMPTN 2019 Menyusul diluncurkannya Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) 2019 dalam rapat kerja nasional (Rakernas) Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) di Universitas Diponegoro, Semarang, Jumat (4/1). Di depan para pimpinan perguruan tinggi dan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti), Menristekdikti Mohamad Nasir meminta sosialisasi masif kepada siswa SMA dan Madrasah Aliyah agar mereka bisa mendaftar.

Ia menghimbau siswa, sekolah, dan masyarakat memerhatikan secara cermat kerangka waktu pelaksanaan SNMPTN dan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2019. Tahapan pelaksanaan SNMPTN 2019 yaitu pengisian dan verifikasi Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) 4 – 25 Januari 2019, pendaftaran SNMPTN 4 – 14 Februari 2019, dan pengumuman hasil SNMPTN 23 Maret 2019.

Dengan peluncuran LTMPT maka per hari ini siswa dan sekolah sudah bisa mengisi PDSS. Bagi yang akan mendaftar SBMPTN 2019 maka tes masuk melalui ujian tulis berbasis komputer ((UTBK) dengan jadwal I Maret sampai I April 2019. Pelaksanaan tes 13 April – 26 Mei 2019 dan pengumuman hasil UTBK 23 April – 2 Juni 2019.

Pelaksanaan tes dilakukan pada Sabtu dan Minggu dengan sesi tes terdiri dari sesi pagi dan sesi Siang. Adapun, kerangka waktu pelaksanaan SBMPTN 2019 dijadwalkan; pendaftaran pada 10 – 24 Juni dan pengumuman hasil SBMPTN pada 9 Juli 2019. Kemudian, untuk informasi secara resmi LTMPT dan layanannya dapat dilihat pada laman http://www.ltmpt.ac.id.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.