OJK Resmikan Asosiasi Fintech: Masyarakat Tak Perlu Takut Pinjaman Online

JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah meresmikan Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) pada hari ini. Resminya asosiasi yang diketuai oleh Adrian Gunadi ini diharapkan dapat membantu OJK mengatur dan mengawasi industri pinjaman online. Semakin teraturnya pengawasan atas pinjaman sistem daring juga dapat mengurangi rasa khawatir masyarakat.

“Kehadiran AFPI akan sangat membantu OJK dalam mengatur dan mengawasi industri fintech ke depan. Kami perlu menginformasikan pendirian AFPI karena OJK membutuhkan asosiasi yg terfokus pada bidangnya (fintech).” ujar Riswinandi ketika dijumpai di acara peresmian AFPI, 8 Maret 2019. Kehadiran AFPI juga telah sesuai dengan Peraturan Otoritas jasa Keuangan No. 77/POJK.01/2016 Bab XII Pasal 48.

“Pasal ini mewajibkan seluruh penyelenggara fintech lending yang terdaftar dan berizin OJK untuk menjadi anggota.” tambah Riswinandi selaku Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Nonbank tersebut.

Lebih dari 80 perusahaan di industri finance technology yang telah menjadi member dan terverifikasi oleh AFPI, salah satunya merupakan DANAdidik. Sebagai platform pinjaman pendidikan atau student loan pertama di Indonesia, DANAdidik menjadi satu-satunya startup penyedia pinjaman pendidikan yang didukung oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Ristekdikti).

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.