Milenials! Jauhi 4 Hal Ini untuk Menghindari Bangkrut

Generasi Milenial Diprediksi Akan Jatuh Miskin Jika Melakukan 4 Hal Ini – Generasi Milenial, bisa disebut juga Generasi Y, merupakan generasi yang lahir dari awal 1980-an hingga awal 2000-an, mereka dikategorikan sebagai anak dan cucu dari generasi Baby Boomers. Banyak orang menganggap bahwa Generasi Millenial memiliki perencanaan keuangan yang buruk, apalagi jika dibandingkan dengan dua generasi sebelumnya. Beberapa reputasi buruk Generasi Milenial perihal masalah finansial didukung oleh kebiasaan jelek mereka, seperti lebih mementingkan nongkrong dan membeli gadget terbaru. 

Sebuah survei dari Amerika menyebutkan bahwa 40% dari pengangguran di sana adalah Generasi Milenial. Mereka juga menyebutkan bahwa pendapatan pekerja usia 18 hingga 34 tahu saat ini lebih kecil dibandingkan dengan pendapatan generasi sebelumnya di masa lalu. Tidak heran jika Generasi Milenial diprediksi akan jatuh miskin jika 3 bulan tidak memiliki pemasukan, bukan? Jangan sampai prediksi tersebut benar ya. Simak nih 4 hal yang harus generasi Milenial hindari agar tidak jatuh miskin yang telah DANAdidik kumpulkan ini!

Terlalu Lama Menganggur

clickwebsuccess.com

Generasi Milenial saat ini mendominasi penduduk Indonesia. Menurut Susenas, pada tahun 2017 jumlah generasi milenial mencapai sekitar 88 juta jiwa atau 33,75 persen dari total penduduk Indonesia. Proporsi tersebut lebih besar dari proporsi generasi sebelumnya seperti generasi X yang (25,74 persen) maupun generasi baby boom+veteran (11,27 persen). Demikian juga dengan jumlah generasi Z baru mencapai sekitar 29,23 persen. Semakin banyak Generasi Milenial, semakin bersaing juga mereka untuk mencari pekerjaan. Makanya, Generasi Milenial harus senantiasa siap menghadapi persaingan di dunia kerja ya!

Baca juga: 7 Tips Menghasilkan Uang Lewat Internet Ini Bisa Bikin Cepat Kaya

Hedonisme

photos.icons8.com

Anggapan bahwa Generasi Milenial lebih boros dari generasi lainnya bisa dibilang benar. Karena ketika dikelompokkan berdasarkan kelompok usia, generasi milenial menghabiskan uang lebih dibandingkan generasi lainnya secara keseluruhan, terutama untuk pengeluaran membeli pakaian dan makan di luar. Menurut survei baru dari Charles Schwab, hanya 38% dari Generasi Milenial yang merasa stabil secara finansial, serta hampir dua pertiga dari mereka mengatakan mereka hidup mengandalkan gaji ke gaji. Survei dari GoBankingRates juga menyebutkan bahwa kebanyakan milenial menghabiskan uangnya untuk hal-hal yang tidak terlalu penting seperti kopi, makan di luar, hiburan, pakaian, dan alkohol.

Biaya nongkrong dan minum kopi tidak bisa disepelekan lho! Kalau dikumpulkan, bahkan kamu bisa mengalokasikan biaya nongkrong menjadi dana berinvestasi. Apalagi, sekarang investasi bisa dimulai dengan Rp 100.000 saja, misalnya dengan melakukan pendanaan pada platform P2P Lending DANAdidik

Baca juga: Berikan Pendanaan di 5 Rekomendasi Fintech P2P Lending Berdampak Sosial Ini Yuk!

Lupa Menyiapkan Pensiun

Generasi Milenial dianggap tidak akan bisa pensiun jika terus-menerus boros. Bahkan menurut laporan dari AON, sebuah firma konsultasi risiko dan pensiun global, hanya satu dari tiga milenial yang sudah menabung cukup untuk pensiun dengan nyaman saat usianya nanti menginjak 67 tahun. Studi ini menunjukkan rata-rata pekerja membutuhkan lebih dari 11 kali gaji terakhir yang dihemat untuk memiliki cukup uang pada usia pensiun sepenuhnya. Guna mencapai target pensiun tersebut, seorang karyawan perlu menabung setara dengan 16% dari gaji mereka setiap tahun dimulai pada usia 25 tahun. 

Lalu, solusinya apa? Kamu perlu memulai lebih awal untuk mempersiapkan pensiun, karena menunda beberapa tahun saja akan sangat berpengaruh. Meski menabung untuk dana pensiun baik, namun jika membicarakan pensiun kamu lebih disarankan untuk berinvestasi. Karena dengan berinvestasi uang kamu akan terus bertumbuh dan saat pensiun nanti kamu dapat menikmati hasilnya. Sebagai permulaan, cobalah belajar berinvestasi menggunakan instrumen P2P Lending, selain membutuhkan dana awal yang kecil, investasi jenis ini juga sangat cocok untuk anak muda.

Baca juga: Jadi Pendana di DANAdidik? Ini 8 Keuntungan yang Akan Kamu Dapat!

Tidak Belajar Berinvestasi

Menurut hasil survey dari Barclays, lebih dari sepertiga (40%) dari generasi milenial mengklaim bahwa tidak cukup tahu tentang investasi adalah salah satu hambatan terbesar bagi mereka. Sementara 31% tidak nyaman dengan tingkat risiko yang ada. Lalu, jumlah yang mirip (27%) mengatakan mereka takut kehilangan uang.

Sungguh disayangkan jika Generasi Milenial tidak berinvestasi, karena kemajuan teknologi sekarang sebenarnya sangat mendukung seseorang untuk lebih giat lagi berinvestasi. Generasi Milenial hanya perlu mencari jenis investasi mana yang cocok dengan kondisi keuangan mereka. 

Baca juga: Jenis Investasi Ini Cocok untuk Kaum Milenial

Pilihlah jenis investasi dengan modal minim, namun tetap memberikan keuntungan seperti mendanai lewat platform P2P Lending. Cari juga platform yang tepat, dan kalau bisa memberikan promo lainnya. Seperti DANAdidik yang memberikan bonus cashback Rp 50.000 jika kamu melakukan pendanaan minimal Rp 250.000. Kamu juga tentunya akan mendapat imbal hasil atau return sebesar 12 hingga 15% flat per tahun. Selain keuntungan finansial, dengan menadanaipada mahasiswa lewat DANAdidik, kamu akan ikut meningkatkan kualitas pendidikan dan mengurangi angka putus kuliah di Indonesia. Daftarkan diri kamu pada website kami atau ikuti langkah pada artikel di bawah ini ya! #SemuaBisaKuliah

4 Panduan Lengkap Menjadi Pendana di P2P Lending DANAdidik

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.