Lakukan 5 Hal Ini Supaya Kondisi Keuangan Tetap Stabil Usai Lebaran

Kamu boleh bernapas lega karena pengeluaran besar-besaran menjelang Lebaran kemarin telah usai. Kamu telah berhasil melalui perencanaan anggaran mudik, THR, serta baju Lebaran. Namun, kamu harus ingat untuk tetap merencanakan keuangan untuk hari-hari biasa pasca Lebaran lho!

Mungkin bagi sebagian orang yang Tunjangan Hari Raya-nya masih menyisa, perencanaan keuangan usai Lebaran akan terasa lebih mudah. Tapi bagaimana jika kamu memiliki budget pas-pasan? Apalagi jika gajian masih terasa lama, padahal uangnya telah kamu pakai untuk menutupi kebutuhan Lebaran kemarin? Tenang saja, demi menyeimbangkan kembali neraca keuangan kamu pasca lebaran, simak lima tips keuangan dari DANAdidik berikut ini ya!

Memeriksa Kembali Keuangan

Unsplash

Sebagai langkah pertama, periksa kembali uang yang tersisa dalam rekeningmu! Hal ini dilakukan supaya kamu tidak salah memperhitungkan anggaran yang akan kamu buat nantinya.

Meski terdengar simpel, memeriksa kondisi keuangan dirimu sendiri sering terlupakan lho! Kesalahan yang sering terjadi adalah kamu lupa atau tidak menghitung hutang-hutang yang harus dibayar, seperti tunggakan kartu kredit. Jadi, jangan lupa untuk mengecek ulang dan memastikan jumlah sisa dana yang kamu miliki ya! Dengan begitu, perencanaan keuangan kamu juga lebih matang bukan?

Membuat Anggaran

Melakukan pencatatan anggaran keuangan sangat penting, supaya kedepannya kamu lebih fokus untuk menentukan prioritas. Misalnya, dengan berhemat sampai ke hal-hal yang paling kecil dan tidak lupa untuk mencatat segala pengeluaran. Meski kamu hanya iseng membeli camilan di mini market, pencatatan tetap penting dilakukan lho! Jangan gubris orang-orang yang mengatakan kebiasaan ini perhitungan, justru kamu memang harus menghitung segala pengeluaran supaya catatan keuanganmu jelas!

Membatasi Pengeluaran

Hal utama dari membatasi pengeluaran adalah dapat membedakan kebutuhan dan keinginan. Pernahkah kamu kamu bertekad untuk menggunakan uang dalam jumlah lumayan besar untuk kebutuhan tertentu, misalnya cicilan rumah, tapi uang yang telah kamu tekadkan itu malah kamu pakai untuk membeli barang yang tidak terlalu penting?

Kalau pernah, artinya kamu belum berhasil membedakan kebutuhan dan keinginan! Hati-hati lho, kalau terbiasa ujung-ujungnya apa yang kamu idam-idamkan tidak akan tersampaikan. Maka, buat tujuan dengan jelas, dan patuhi aturan berhemat! Sebut saja kamu terbiasa nongkrong tiga kali setiap minggunya, kurangi saja intensitasnya supaya uangnya bisa kamu pakai untuk kebutuhan primer.

Segera Bayar Puasa

Bagi para kaum hawa yang selama Ramadan ‘bocor’ puasa akibat datang bulan, segeralah membayar puasa. Ternyata cara ini lumayan ampuh untuk menghemat pengeluaran di minggu awal usai Lebaran lho! Dengan berpuasa, kamu dapat mengurangi biaya godaan jajan di luar. Belum lagi godaan nongkrong atau berbelanja bersama rekan-rekanmu yang uang THR nya masih menyisa. Berpuasa lagi setelah Lebaran sangat efektif lho untuk kantungmu, kamu jadi tidak akan lapar mata lagi bukan saat membeli takjil, karena para penjual takjil juga sudah tidak berjualan lagi.

Investasi P2P Lending

Kalau kamu masih memiliki sisa THR, ada baiknya untuk memutarkan uang tersebut dengan berinvestasi. Investasi masih dipercaya sebagai teknik perencanaan keuangan yang paling mutakhir. Jika kamu bingung untuk memilih instrumen investasi mana yang akan dipilih, silahkan untuk mencari informasinya pada artikel di sini.

Sebagai referensi, kamu bisa mencoba jenis investasi yang sedang tren, yaitu investasi di Peer to Peer Lending atau disingkat P2P Lending. Peer to Peer  (P2P) Lending adalah pasar online yang dapat menghubungkan peminjam (borrower) dan investor (lender) lewat satu platform yang berbentuk situs web maupun aplikasi.

Kamu mungkin akan kebingungan memilih platform mana yang akan menjadi permulaan, tapi mengapa tidak mencoba berinvestasi P2P pada pendidikan Indonesia? Dengan memberikan pinjaman pendidikan pada platform DANAdidik, kamu sebagai lender akan mendapatkan imbal hasil atau return sebesar 12 hingga 15 persen flat per tahun. Kamu juga akan berkontribusi langsung pada kemajuan pendidikan di Indonesia, serta mengurangi angka putus kuliah di Indonesia. Untuk informasi leboh lanjut, silakan menghubungi WhatsApp Bisnis kami, atau mengunjungi website DANAdidik.id untuk melihat profil mahasiswa. Ayo, dukung terus pendidikan Indonesia dengan investasi sosial P2P Lending! #SemuaBisaKuliah

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.