Kecanduan Bermain Sosmed? Lebih Baik Lakukan 4 Hal Ini!

Kecanduan Bermain Sosmed? Lebih Baik Lakukan 4 Hal Ini! – Zaman sekarang, siapa sih yang tidak punya sosial media? Malahan, generasi milenial yang tidak punya sosial media mungkin akan dianggap aneh atau kuper.

Karena fungsi utamanya untuk berinteraksi dan menghibur, sosial media kerap dianggap sebagai sesuatu yang membuat kita kecanduan. Mungkin kamu tidak menyadarinya, tetapi bisa jadi lho kamu menggunakan sosial media selama berjam-jam.

Namun di sisi lain, sosial media juga bisa menjadi sumber penghasilan utama. Para influencer dan artis bahkan telah membangun seluruh bisnis mereka melalui Instagram, beberapa menghasilkan ratusan juta sebulan hanya melalui posting-an dan endorsement.

Untungnya, banyak kok cara supaya kamu tidak melulu memandang media sosial sesuatu yang negatif. Berikut adalah empat tips terbaik tentang cara membangun brand dan meningkatkan bisnis kamu di luar media sosial yang telah DANAdidik rangkum dari Dorie Clark, seorang konsultan marketing.

Alih-alih sekedar unggah tweet dan foto, fokus pada konten original

Konten original yang dapat menghasilkan pundi-pundi keuangan bisa kamu buat melalui blog, video, sampai podcast. Mungkin followers atau subscribers media sosial kamu akan akan berpengaruh, tetapi bentuk konten yang berbeda dapat bekerja lebih baik. Clark merekomendasikan untuk memulai blog, membuat seri video, atau meng-hosting podcast kamu sendiri. Lakukan apa pun yang paling berhasil untuk karier kamu.

“Sangat mudah bagi orang untuk mengirim tweet, mudah bagi orang untuk mengambil gambar dan menaruhnya di Instagram, tetapi jika kamu ingin berbeda, kamuperlu melakukan hal-hal yang sulit tetapi berharga,” ungkap Clark, pengarang buku Entrepreneurial You.

Bangun audiens dari newsletter

Audiens dari email newsletter akan cenderung cenderung lebih intim dan loyal, daripada audiens sosial. Dari pengalaman Clark sendiri sebagai penulis dan pembicara profesional, dia menggunakan Twitter dan Facebook untuk berbagi pekerjaannya, tetapi dia benar-benar terhubung dengan audiensnya melalui buletinnya. Pengikut email Clark dapat berkomunikasi dengannya di tingkat yang lebih pribadi, yang mengarah ke loyalitas dan stabilitas yang lebih besar: “Media sosial bermanfaat, tetapi pengembalian yang saya dapatkan dari itu dibandingkan dengan email sangat kecil.”

Kelebihan lainnya untuk email: Sementara Facebook atau pengikut sosial dapat menghilang setelah perubahan algoritme atau runtuhnya platform, email kemungkinan tidak akan hilang dalam waktu dekat.

Batasi diri hingga satu jam sehari

Jika kamu ingin mengurangi penggunaan media sosial secara perlahan, Clark merekomendasikan mencurahkan satu jam sehari untuk menggunakan Facebook, Twitter, dan platform lainnya.

Setengah jam pertama harus dihabiskan untuk menanggapi pesan dan cenderung pertanyaan dari pengikut-mu, sedangkan setengah jam kedua dapat dihabiskan untuk menyusun konten yang akan kamu unggah. Jika kamu perlu memposting lebih dari sekali sehari dan tidak ingin terus scroll medsos, coba gunakan Hootsuite atau Buffer untuk menjadwalkan lebih banyak posting sepanjang hari. “Itu adalah sesuatu yang sangat mudah dikelola dalam waktu satu jam seminggu,” katanya.

Jadi kontributor atau buat podcast

Benamkan diri kamu dalam pemirsa khusus dengan membuka podcast atau menulis blog yang berkontribusi. Akhirnya, setelah kamu memiliki seri blog atau video, Clark mengatakan kamu tidak perlu bergantung pada media sosial untuk membuat orang membaca karya-karyamu. Alih-alih, cari audiens dan promosikan diri kamu dalam komunitas itu, baik melalui podcast orang lain atau menjadi kontributor bagi artikel di situs web lain.

Clark menekankan dia tidak menganjurkan meninggalkan media sosial sama sekali, tetapi lebih penting untuk memahami keterbatasannya.

“Bagian kuncinya adalah kamu membuat konten yang bijaksana dan mandiri, bukannya hanya menghabiskan aliran apa yang orang lain ciptakan.” pungkasnya.

Mau Jadi Kontributor dan Dapat Uang? Ikut #KontributorDANAdidik

Daripada sekedar menulis caption Instagram atau nge-tweet permasalahan sehari-hari, mending ikut program #KontributorDANAdidik!

Selain mendapat uang tambahan, kamu juga telah berpartisipasi untuk memajukan pendidikan Indonesia lho! Jika kamu memiliki blog, suka menulis di blog kampus, atau bahkan di media-media online. Kamu bisa mencoba mengikuti program #KontributorDANAdidik. Dengan menulis untuk DANAdidik, kamu berkesempatan mendapatkan fee sekaligus mengembangkan kemampuan menulismu. Hubungi WhatsApp di sini untuk informasi lebih lanjut.

Danadidik.id adalah pinjaman pendidikan pertama Indonesia yang terdaftar dan diawasi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Ayo investasikan rupiah kamu untuk menebarkan impact/ manfaat yang lebih luas untuk kemajuan pendidikan tinggi Indonesia! Investasi Rp 250.000 sekarang, dapatkan return hingga 15% flat per tahun* dan cashback Rp 50.000 #SemuaBisaKuliah

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.