Investasi Vs Menabung: Mana yang Lebih Untung? Simak 4 Tips Berikut!

Simak 4 Tips Memilih Investasi dan Menabung di Sini! Sedari kecil, kita memang telah diajarkan untuk merencanakan keuangan. Baik oleh orangtua maupun guru, kita diajarkan untuk berhemat dan menabung. Namun, seiring bertambahnya usia kita mengenal jenis perencanaan keuangan yang lain seperti berinvestasi.

Baca juga: Ini Alasan Kenapa Harus Investasi daripada Menabung

Masih banyak yang beranggapan bahwa investasi merupakan salah satu cara menabung. Padahal, pengertiannya jauh berbeda. Keduanya mungkin memang memiliki tujuan untuk menyimpan uang. Hanya saja bedanya, menabung hanya ditujukan untuk menyimpan sebagian penghasilan untuk kepentingan di masa mendatang. Sedangkan investasi merupakan langkah untuk menambah nilai aset yang dimiliki demi tujuan jangka panjang. Supaya kamu tidak bingung ingin menabung atau berinvestasi, simak 4 tips yang telah DANAdidik rangkum berikuti ini.

Tentukan Tujuan: Jangka Panjang atau Pendek?

Sebelum memilih ingin menabungkan uang atau berinvestasi, pahami terlebih dahulu tujuan finansial atau financial goals kamu. Apa yang ingin kamu capai beberapa tahun ke depan? Misalnya apakah kamu ingin membeli rumah? Atau kamu ingin membeli barang lain seperti laptop, kamera baru, atau yang lainnya?

Investasi: Investasi sangat cocok untuk kebutuhan di masa depan. Karena investasi merupakan penanaman dana dengan tujuan memperoleh imbal hasil atau return di masa mendatang. Misalnya saja, kamu memiliki rencana berlibur ke luar negeri beberapa tahun depan, investasi berjenis P2P Lending dan Reksa Dana akan sangat cocok. Bisa juga kamu ingin membeli rumah, tentunya investasi menjadi langkah yang lebih tepat dibandingkan menabung.

Menabung: Sementara menabung lebih cocok untuk keadaan darurat dan keuangan yang tidak terduga. Menabung juga lebih sesuai untuk membeli barang-barang mahal yang terlalu mahal untuk dibeli dengan pendapatan bulanan. Membeli kamera baru, laptop, dapat dilakukan dengan menghemat sebagian dari pendapatan. 

Kenali Kekurangan Kelebihan

Masing-masing dari langkah perencanaan keuangan ini memiliki kelebihan dan kekurangannya. Kamu hanya perlu menemukan yang mana yang menurutmu lebih menguntungkan dan sesuai dengan kondisi keuangan kamu.

Investasi: Kalau ditelisik lebih jauh, sebenarnya investasi lebih memiliki keuntungan, walaupun ada juga kekurangannya seperti risiko yang lebih besar. Keuntungan investasi yang pertama adalah dapat menumbuhkan pundi-pundi keuangan lebih signifikan. Contohnya, kamu melakukan investasi P2P Lending di DANAdidik dan mendapatkan imbal hasil atau return hingga 15% flat per tahun, belum lagi promo cashback jika kamu berinvestasi minimal Rp 250.000. Tentunya return ini lebih dapat menumbuhkan uang kamu dibandingkan dengan menabung di bank dan mengandalkan bunga, belum lagi potongan biaya administrasi dan lain-lain. Kedua, dengan berinvestasi di P2P Lending misalnya, kamu bukan sekedar meraup keuntungan finansial, namun juga memberikan dampak baik bagi sekitar, seperti membantu membiayai kuliah mahasiswa pada platform P2P Lending DANAdidik

Menabung: Kelebihan menabung yang utama adalah cocok untuk dana darurat pada tujuan keuangan jangka pendek kamu, serta memiliki risiko yang lebih rendah. Menabung juga dapat menambah keuangan, namun suku bunganya relatif rendah yakni rata-rata hanya sebesar 6% per tahun. Belum lagi beberapa potongan jika kamu melakukan transfer, menarik uang, ataupun potongan biaya admin.

Sesuaikan dengan Kondisi Keuangan

Memang lebih disarankan untuk menabung dan berinvestasi sekaligus, namun terkadang kita harus memilih karena kondisi keuangan belum memungkinkan. Kalau kamu memang sedang banyak tunggakan dan cicilan, menabung mungkin langkah yang lebih baik. Namun, kamu masih bisa kok menabung sambil investasi! Apalagi kemajuan teknologi sekarang mempermudah langkah kamu berinvestasi.

Percayakah kamu bahwa sekarang dengan modal Rp 100.000 kamu sudah bisa berinvestasi? Kini investasi Peer to Peer Lending atau disingkat P2P Lending sedang menjadi perhatian banyak investor, terutama generasi milenial. Singkatnya, sebagai investor kamu dapat meminjamkan uang pada peminjam (borrower), lalu mendapatkan imbal hasil di kemudian harinya. 

Bedakan Jenis-Jenis Investasi dan Menabung

Baik investasi maupun menabung dibagi lagi pada beberapa jenis yang berbeda.

Investasi: Ada berbagai macam instrumen investasi yang dapat kamu pilih. Diantaranya saham, surat utang/ obligasi, reksa dana, emas, properti, hingga P2P Lending. Carilah yang sesuai dengan tujuan keuangan dan kondisi keuangan kamu. 

Baca juga: 4 Jenis Investasi Ini Cocok untuk Anak Muda

Menabung: Setidaknya, ada tiga jenis cara menabung, yaitu menabung konvensional di celengan, membuka rekening tabungan, dan deposito. 

Investasi, Menabung, Sambil Berdonasi Sekaligus? Bisa Kok dengan Platform DANAdidik!

Seperti yang telah dijelaskan pada poin nomor empat, sekarang kamu tetap bisa berinvestasi dengan nominal ratusan ribu lho! Lewat platform DANAdidik, kamu sebagai investor atau lender bisa mendapatkan imbal hasil dari 12 hingga 15% dengan suku bunga flat per tahun. Kamu juga bisa menikmati promo cashback dengan minimal investasi Rp 250.000. 

Mau coba investasi sekarang? Silakan mengunjungi website di sini, atau bisa juga mengikuti langkah berinvestasi pada artikel di bawah.

Baca juga: Lender Baru? Simak Dulu Cara Investasi di P2P Lending DANAdidik

Daftarkan diri kamu sekarang dan bantu kurangi angka putus kuliah di Indonesia bersama DANAdidik! #SemuaBisaKuliah

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.