Intip 3 Pekerjaan Freelance yang Cocok untuk Mahasiswa Ini Yuk!

Sebagai mahasiswa, kamu mungkin kerap berpikir untuk kuliah mandiri. Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa kebutuhan perkuliahan cukup banyak. Baik itu uang kuliah, kos-kosan, maupun keperluan tugas menugas yang tidak ada habisnya. Akhirnya, terkadang beasiswa dan pinjaman pendidikan saja tidak cukup. Kamu harus mencari opsi lain untuk menambah uang, misalnya dengan mencari pekerjaan sampingan atau freelancer. Jadi, daripada hanya bergantung pada orangtua yang sedang susah, mencoba mencari jalan keluar sendiri.

Namun ingat! Jangan sampai kamu para pelajar memilih jalan pintas dengan menghalalkan berbagai cara untuk keluar dari masalah keuangan yang sedang membelit. Lain daripada itu, melakukan pekerjaan sampingan atau yang kita kenal juga dengan freelance sekiranya dapat menjadi jalan untuk kamu memperoleh uang yang kamu butuhkan, maupun uang saku tambahan yang akan meringankan kamu dalam menjalani kehidupan. Artikel DANAdidik kali ini akan mengulas tiga pekerjaan sampingan atau freelance yang dapat kamu coba selagi menempuh pendidikan di masa sekarang!

Menjadi Admin Hingga Pemilik Toko Online

Internet saat ini telah menjamah hampir semua manusia di bumi, sampai-sampai di era kita sekarang banyak dikatakan sebagai era “internet of things”. Soal mengkonsumsi barang, trennya saat ini adalah “wait and see”. Tanpa perlu menghabiskan waktu, tenaga, ongkos untuk bisa sampai di pusat perbelanjaan untuk membeli barang, lewat kemajuan teknologi kita dapat membeli dan memperoleh hampir segalanya yang ada di dunia ini dari tempat di mana kita berada. Jadi kita hanya perlu menunggu, dan melihat hingga barang tiba.

Untuk itu pekerjaan admin hingga membuka toko secara online tampaknya memang sangat menjanjikan. Membuka toko online memangkas banyak keperluan modal, sehingga relatif lebih mudah dijalankan secara operasional. Admin toko online saat ini banyak menjadi lowongan dan dicari karena tren masyarakat saat ini yang sempat disinggung. Gaji seorang admin salah satu toko online di Depok misalnya, berkisar antara 500-1500 ribu rupiah per bulan dengan alat bantu ponsel hingga tunjangan pulsa yang diberikan, lumayan, bukan?

Menjadi Pekerja di Kafe dan Restoran

Saat ini keberadaan restoran dan kafe semakin menjamur, khususnya di kota-kota besar. Masyarakat cenderung menyukai restoran dan kafe dengan tempat yang bagus; instagrammable, serta yang dapat menawarkan kenyamanan dan suasana tenang yang tidak dapat secara mudah dirasakan di pusat kota yang penuh dengan hiruk-pikuk. Alangkah lebih baik lagi apabila pekerja yang ada di sana dapat begitu melayani, ramah, dan berparas elok. Lengkap sudah definisi nikmat duniawi.

Menyadari persaingan yang semakin kompetitif karena meningkatnya kehadiran restoran dan kafe baru, masing-masing restoran dan kafe yang telah ada maupun yang baru memulai kiprahnya rajin berbenah diri. Dari segi Sumber Daya Manusia (SDM), restoran dan kafe sekarang banyak yang mempekerjakan anak-anak muda gesit dan mandiri untuk bergabung sebagai pekerja tetap hingga freelance. Tidak hanya dipekerjakan secara fisik, pendapat dan masukan mereka kerap kali dinanti demi kemajuan sebuah restoran dan kafe. Untuk itu, gaji yang diberikan untuk pekerja ini banyak yang tidak main-main, berkisar antara 2-5 juta rupiah per bulan. Wow!

Menjadi Tenaga Marketing

Photo by bruce mars from Pexels

Marketing dibutuhkan guna mengetahui kebutuhan serta kepuasan konsumen. Marketing erat kaitannya dengan kehidupan sehari-hari karena targetnya adalah konsumen, yang mana tidak jarang adalah kita sendiri. Di tengah berbagai masukan-masukan eksternal yang semakin variatif di antara masyarakat, maka ide-ide segar untuk mengedukasi hingga menarik minat konsumen lewat marketing sangat diuji. Untuk itu, banyak perusahaan, institusi, lembaga, restoran dan lain sebagainya membutuhkan tenaga marketing yang terus dievaluasi kinerjanya, hingga dirotasi.

Namun jangan dulu berpaling, ke-kompleks-an pekerjaan ini biasanya diganjar dengan bayaran yang relatif tinggi. Salah satu pengembang proyek properti terkenal dengan iklannya yang massif di surat kabar, televisi hingga pusat perbelanjaan misalnya, menggaji tenaga marketing freelance sebesar 5-10 juta rupiah per bulan, di luar bonus. Tentu nominal ini termasuk yang tertinggi dan di atas rata-rata.

Selain itu, pekerjaan tenaga marketing bisa jadi sangat sederhana, dengan penghasilan sebanding dan tidak kalah menarik. Seperti yang ditawarkan DANAdidik lewat program #TemanKuliah misalnya, kamu hanya perlu mencari dan menemukan mahasiswa yang kesulitan finansial agar dapat mengakses pinjaman pendidikan di DANAdidik. Pekerjaan ini bersifat sosial, karena dengan menghubungkan DANAdidik dan mahasiswa, kamu telah turut membantu kelulusan studi mahasiswa yang bisa jadi sempat terancam gagal sebelumnya.

Sebagai penghubung atau referral, DANAdidik akan memberi kamu uang saku beserta bonus bila mahasiswa tersebut melakukan kampanye di DANAdidik. Nominalnya hingga ratusan ribu rupiah per mahasiswa yang kamu jadikan referensi. Info lebih lanjut mengenai program ini silakan akses danadidik.com atau penanggung jawab program ini Simil (+62 812 8986 2884).

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.