Ini Dia 5 Penyebab Kenapa Pinjaman Online Kamu Selalu Gagal

Ini Dia 3 Penyebab Kenapa Pinjaman Online Kamu Selalu Gagal – Sebelum hadirnya industri teknologi finansial atau tekfin, kebutuhan pinjam meminjam uang biasa dilakukan di bank-bank konvensional. Entah untuk kebutuhan pinjaman kuliah atau membuat usaha, sekarang meminjam uang tidak sesulit dulu. Fintech atau tekfin, terutama Peer to Peer Lending, kini lebih diminati karena pengajuannya lebih cepat dan mudah.

Meski mudah, tidak menutup kemungkinan pula pinjaman online kamu gagal atau ditolak oleh pihak penyedia layanannya. Katakanlah kamu ingin mengajukan pinjaman pendidikan untuk kepentingan membayar uang kuliah, hal ini tentu bisa menghambat kamu bukan?

Guna menghindari gagalnya pengajuan pinjaman online, simak 5 penyebab yang telah DANAdidik rangkum ini ya!

Dokumen Kurang Lengkap dan Jelas

Photo by Dom J from Pexels

Hal pertama yang wajib kamu siapkan untuk mengajukan pinjaman online tentunya dokumen administrasi, seperti KTP, Kartu Keluarga, dan lain lain tergantung jenis pinjamannya (Seperti Kartu Tanda Mahasiswa untuk pinjaman pendidikan). Meski sering disepelekan, langkah awal ini penting untuk diperhatikan. Nyatanya, banyak peminjam atau borrower yang masih mengirimkan gambar dokumen pribadi yang kurang jelas. Atau bahkan dokumennya kurang. 

Tidak Memiliki Catatan Keuangan di Bank

Photo by rawpixel.com from Pexels

Supaya bisa mengajukan pinjaman online, baik di bank konvensional maupun fintech P2P Lending, kamu harus memiliki catatan keuangan di bank. Setidaknya, kamu harus memiliki rekening bank, karena ternyata masih ada lho yang tidak memiliki rekening bank. 

Bisanya, dari sinilah kondisi keuangan kamu akan dinilai. Hal ini lazim disebut skor kredit atau credit scoring. Semakin bagus kredit skor kamu, semakin besar pula peluang pengajuan pinjaman diterima.

Skor Kredit Buruk

Kebanyakan orang berpikir bahwa mereka tidak memiliki skor kredit karena tidak pernah mengajukan pinjaman pada lembaga keuangan manapun, atau belum pernah mengajukan kartu kredit. Padahal, jika kamu sekedar memiliki rekening bank, kamu sudah memiliki skor kredit.

Lalu, sebenarnya apa sih skor kredit itu? Skor kredit merupakan nilai yang diberikan kepada setiap individu atau debitur. Tujuannya sendiri adalah tolak ukur yang digunakan oleh pihak kreditur dalam menentukan kemampuan para debitur atau calon debiturnya untuk memenuhi tanggung jawab serta menentukan kredit yang akan mereka ajukan.

Skor kredit yang baik tentu dapat membantu kamu untuk lebih mudah mendapatkan pinjaman. Selain itu, bunga pinjaman yang diberikan juga bisa lebih rendah. Hal itu berarti risiko yang kamu tanggung menjadi lebih kecil. Bagaimana, jangan sampai terlibat hutang kartu kredit dan mendapat kredit skor yang rendah ya!

Sulit Dihubungi

Jika kamu mengajukan pinjaman online, segala urusan akan banyak melibatkan komunikasi bermedia, baik melalui telepon, email, chat, atau bahkan video call. Respon yang lama akan mengakibatkan kamu tampak kurang profesional. Jadi, pastikan untuk selalu mengecek pesan yang masuk jika ingin pinjaman kamu disetujui ya!

Meminjam Lebih dari yang Dibutuhkan

Ingat, mengajukan segala pinjaman termasuk pinjaman online berarti kamu telah mengetahui kemampuan kamu membayar kembali kredit tersebut. Sebelum kamu memutuskan untuk mengajukan pinjaman, pastikan kamu sudah memikirkan segala sesuatunya dengan matang. Misalnya, jika kamu meminjam di pinjaman pendidikan DANAdidik yang berbunga relatif murah, kamu meminjam lebih dari yang kamu butuhkan untuk keperluan kuliah. Kedepannya, kamu akan kesulitan sendiri membayar cicilan dan justru akan terlilit hutang. Jadi, jauhi hal itu ya!

Tips Mengajukan Pinjaman Online: Pilih Platform yang Tepat

Meski kini banyak fintech pinjaman di luar sana, kamu tetap harus selektif memilih yang terbaik. Misalnya dengan mengajukan pinjaman di Danadidik.id, yang merupakan pinjaman pendidikan pertama Indonesia yang terdaftar dan diawasi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Dengan misi #SemuaBisaKuliah, DANAdidik menyediakan pinjaman lunak khusus pendidikan tanpa agunan, bunga murah, cicilan ringan & tenor sampai 4 tahun setelah lulus!

Sebagai platform P2P Lenidng, DANAdidik juga menyediakan wadah bagi kamu menghasilkan uang dengan investasi lho! Dengan berinvestasi di DANAdidik. Kamu telah memberikan kontribusi pada kemajuan pendidikan Indonesia sekaligus mendapatkan return 12 hingga 15% flat per tahun. Jika kamu berinvestasi minimal Rp 250.000, kamu berhak mendapatkan cashback seharga Rp 50.000. Untuk membaca jenis-jenis investasi yang cocok untuk mahasiswa silahkan membaca artikel di bawah.

3 Jenis Investasi yang Cocok untuk Mahasiswa

Hubungi kontak di bawah ini untuk informasi lebih lanjut:

WhatsApp Business : +62 812 8986 2884

Dipo (+62 81 510 532 844) | dipo@danadidik.com

Helpdesk DANAdidik: https://help.danadidik.id/

Untuk langkah berinvestasi di DANAdidik, silakan mengikuti panduan pada artikel di bawah ini:

Lender Baru? Simak Dulu Cara Investasi di P2P Lending DANAdidik

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.