7 Tips Memulai Gaya Hidup Minimalis: Lifestyle yang Bisa Bikin Kaya!

7 Tips Memulai Gaya Hidup Minimalis: Lifestyle yang Bisa Bikin Kaya! – Tampaknya akhir-akhir ini, semua orang berbicara tentang gaya hidup minimalis. Dari rumah mungil, memiliki lebih sedikit barang, bahkan meminimalkan ketergantungan pada uang. Gaya hidup minimalis memang sangat menarik bagi orang-orang yang ingin mencari perubahan dalam hidupnya.

Baca juga: Simak 5 Tips Sukses Berbisnis dari Jack Ma: Orang Paling Kaya Se-Asia

Berbanding terbalik dengan gaya hidup hedonisme, minimalisme adalah gerakan yang berfokus pada pengurangan kekacauan dalam hidup kamu baik dalam objek fisik maupun gangguan lainnya. Memiliki gaya hidup minimalis bukan berarti kamu berhenti menghabiskan uang, tetapi itu bisa berarti kamu membelanjakannya untuk hal-hal lain dan fokus kamu dapat berubah dari menghasilkan uang hingga menikmati hidup. Berikut DANAdidik telah merangkum 7 tips memulai gaya hidup minimalis supaya kamu bisa lebih hemat dan juga lebih memiliki kekayaan harta serta jiwa!

Evaluasi Diri dan Periksa Prioritas Kamu

Langkah pertama yang dapat kamu lakukan untuk memulai gaya hidup minimalis adalah dengan mengevaluasi diri sendiri. Observasi kebiasaan kamu yang sering luput dari ingatan, juga periksa kembali apa prioritas kamu dalam hidup. Periksa tempat tinggal barang-barang, gaya hidup, sampai sikap kamu dari perspektif objektif. Semakin kamu dapat melihat detail hidup kamu melalui lensa objektif tanpa filter, semakin pula jelas terlihat apa yang ingin kamu ubah dari gaya hidup kamu.

Tulis Alasan Kenapa Kamu Harus Hidup Minimalis

Buatlah daftar semua alasan mengapa kamu ingin hidup minimalis. Jika kamu muak dengan penagih utang, tuliskan. Kamu berpikir bahwa kamu tidak pernah punya waktu dengan anak-anak? Tuliskan. Terlalu stres tidur di malam hari? Tuliskan di atas kertas. Cari sebanyak mungkin alasan kenapa kamu harus hidup lebih sederhana. Daftar alasan ini nantinya akan membantu kamu memotivasi diri. Jadi ketika di tengah jalan kamu ingin menyerah, kamu bisa mengingat kembali mengapa memulai untuk hidup minimalis. 

Pisahkan Barang-Barang dengan Fungsi Sama

Supaya bisa hidup minimalis, kamu harus belajar hidup dengan lebih sedikit. Itu artinya, kamu harus menyingkirkan banyak hal yang kurang berguna dalam hidup kamu. Sebagai langkah awal, siapkan kotak bekas dan luangkan waktu untuk menyusuri tempat kamu tinggal. 

Periksa kembali barang-barang yang kurang berguna dan sebenarnya memiliki fungsi yang sama, misalnya jika kamu memiliki dua set gelas ukur, masukkan ke dalam kotak. Salinan buku atau DVD yang sama? Masukkan satu di dalam kotak. Setelah kamu mengisi kotak tersebut, beri label “barang duplikat” dan letakkan di tempat yang tidak terlihat selama 30 hari. Jika kamu tidak membutuhkan apa pun atau bahkan  tidak ingat apa yang ada di dalam kotak tersebut, sumbangkanlah!

Luangkan Waktu untuk Berpikir Sebelum Belanja

Coba pikirkan kembali, berapa lama waktu yang kamu habiskan sebelum akhirnya memutuskan membeli sesuatu? Atau berapa lama sampai kamu akhirnya menekan tombol bayar saat berbelanja online? Apakah di bawah satu menit? Mungkin setengah jam jika itu pengeluaran besar? Lalu, pernahkan kamu membeli sesuatu, baru kemudian menyadari bahwa kamu tidak benar-benar membutuhkannya?

Kamu mungkin pernah berniat pergi ke mall untuk membeli celana jins baru, namun pulang dengan tiga baju ekstra. Atau kamu melihat buku atau beberapa barang lainnya dengan promo beli dua gratis satu, kemudian kamu membelinya dan membiarkannya tidak dibaca atau digunakan selama berbulan-bulan.

Ada begitu banyak alasan psikologis mengapa kita membeli sesuatu, dari keinginan untuk “memperbaiki” sesuatu dalam hidup kita, hingga daya tarik yang ditawarkan sebuah ritel. Kita cenderung mengumpulkan barang tanpa mempertimbangkan motivasi sejati kita di balik pembelian. Supaya dapat menghentikan kebiasaan ini dan memulai gaya hidup minimalis, kita harus meluangkan banyak waktu dan pikiran sebelum membeli barang. Dan itu sebenarnya sangat mudah dilakukan lho!

Beli Barang yang Awet

Sebenarnya, beberapa barang memang ada yang dibuat untuk awet secara jangka pendek (misalnya makanan, pakaian, dll) dan itu tidak apa-apa. Namun, beberapa barang lain sebaiknya  bertahan lama. Fokuskan diri untuk membeli barang yang akan bertahan lama! Terkadang ini berarti kamu menghabiskan lebih banyak uang. Namun itu masih lebih baik daripada membeli barang murah, tetapi tidak awet!

Jika kamu memutuskan untuk mengisi ruang tamu dengan perabot plastik hanya karena harganya lebih murah, kamu akan menghabiskan lebih banyak untuk menggantinya selama bertahun-tahun. Berinvestasi dalam furnitur solid, yang sesuai dengan ruang kamu, dan kamu akan menghabiskan uang lebih sedikit karena kamu tidak perlu mengganti nantinya. Kualitas vs label harga!

Jangan Malu Katakan Tidak

Kapan terakhir kali kamu menolak ajakan seseorang untuk keluar? Atau menolak untuk memberikan “bantuan sederhana” yang akhirnya malah menghabiskan sebagian besar hari (dan juga uang) kamu? Wajar kalau kamu merasa tidak enak, atau takut menyinggung perasaan seseorang jika kamu bilang tidak. Tetapi jika kamu melakukannya karena terpaksa, apakah kamu benar-benar akan lebih bahagia?

Alih-alih membebani diri kamu dengan kewajiban, belajar untuk merangkul kata “tidak”. Awalnya mungkin sulit, tetapi kebebasan yang kamu peroleh dalam proses akan membuatnya lebih mudah. Bagaimanapun, merawat diri adalah bagian penting dari mempertahankan gaya hidup minimalis.

Fokus pada Kebebasan Finansial

Salah satu cara menerapkan gaya hidup minimalis pada  keuangan kamu adalah dengan fokus pada kebebasan finansial dan keluar dari utang. Jangan biasakan diri berutang dan mulailah merencanakan keuangan lebih matang lagi. Selain berhemat, kamu bisa melakukan investasi untuk menumbuhkan pundi-pundi keuangan kamu. Coba mulai dengan jenis investasi mudah dan murah seperti peer to peer lending. Misalnya dengan berinvestasi pada platform DANAdidik. Kamu bukan cuma bisa mendapatkan imbal hasil hingga 15 persen flat per tahun, kamu juga bisa mendapat bonus cashback Rp 50.000. Bukan hanya itu, dengan membiayai pendidikan banyak mahasiswa lewat DANAdidik, kamu juga ikut memajukan sektor pendidikan Tanah Air! Yuk daftar sekarang pada website ini atau ikuti langkahnya pada artikel di bawah. #SemuaBisaKuliah

Baca juga: Lender Baru? Simak Dulu Cara Investasi di P2P Lending DANAdidik

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.