6 Tips Memulai Bisnis Startup untuk Pemula Hingga Sukses

6 Tips Memulai Bisnis Startup untuk Pemula Hingga Sukses – Kini, menjadi pebisnis maupun seorang CEO startup sukses sudah menjadi dambaan kebanyakan orang. Orang-orang dengan ide-ide kreatif mereka berlomba-lomba mencari terobosan baru yang dapat mengalahkan kompetitor.   

Tentu saja dambaan kebanyakan orang ini bukan tanpa alasan. Ketika sukses, manfaat yang didapatkan dari memiliki sebuah startup sudah jelas: menjadi bos diri sendiri, menciptakan sesuatu dari nol, memberikan dampak positif kepada orang-orang di sekitar dan, tentu saja, menghasilkan uang. Tetapi tentu saja dengan catatan, startup yang kamu dirikan berhasil. Padahal menurut The Harvard Business Review, tepatnya ada sekitar 75 persen startup berujung gagal. Jadi apa yang salah?

Buat kamu para pemula yang bermimpi mendirikan startup, simak 6 tips memulai bisnis startup yang telah DANAdidik rangkum ini ya!

Kenali diri sendiri, tingkatkan motivasi

Ketahui apa passion dan motivasi-mu membangun startup. Jangan lupa untuk mempertimbangkan risiko kehilangan sejumlah uang sebagai modal, dan mengetahui langkah menghindari kegagalan untuk menjadi sukses. 

Tentu, kita semua ingin menghasilkan ratusan juta. Tetapi apa yang rela kamu korbankan untuk mencapai tujuan tersebut? Berapa jam dalam seminggu kamu bekerja keras? Seberapa jauh kamu bisa lepas dari zona nyaman? Untuk menjadi sukses, pertahankan rencana bisnis kamu sejalan dengan tujuan dan sumber daya kamu.

Pilih bisnis yang tepat  

Setelah mengetahui bidang apa yang kamu sukai, cari peluang! Pilih cara lama namun efektif, yaitu mencari peluang pasar dan mencocokannya dengan misimu. Kunci kesuksesan adalah menemukan kebutuhan yang dapat kamu isi, dan tentu saja yang ingin kamu isi.

Ketahui pasar

Pastikan untuk benar-benar mengetahui apakah ada pasar untuk produk yang kamu jual.  Salah satu kesalahan terbesar yang dilakukan startup adalah berasumsi bahwa banyak orang akan ingin membeli produk atau layanan tertentu, karena pemilik bisnis menyukai ide-ide itu atau mengetahui satu atau dua orang yang menginginkan produk atau layanan tersebut. Untuk meminimalkan risiko kerugian, jangan pernah berasumsi selalu ada pasar

Teliti ide yang kamu buat. Bicaralah dengan calon pelanggan potensial (yang bukan keluarga dan teman) untuk mencari tahu apakah yang ingin kamu jual adalah sesuatu yang mereka ingin beli, dan jika demikian, apa yang akan mereka bayar untuk produk atau layanan tersebut.

Rencanakan keberhasilan

Jika kamu tidak memasukkan sejumlah besar uang ke dalam bisnis yang kamu rencanakan atau mencari investor, kamu mungkin tidak memerlukan rencana bisnis yang rumit, tetapi kamu masih membutuhkan rencana yang dapat mendukung tujuan kamu. 

Kemudian, rancang kerangka tentang bagaimana kamu akan sampai ke tempat yang ingin kamu tuju. Rencana kamu mungkin akan berubah seiring berkembangnya startup-mu, dan seiring dengan bertambahnya informasi tentang pelanggan dan kompetitor, namun rencana awal ini tetap akan membantu kamu tetap fokus.

Jangan menunda-nunda

Beberapa orang menyarankan untuk tidak melanjutkan bisnis mereka sampai mereka telah menyelidiki setiap detail terakhir dari bisnis yang ingin mereka mulai, dan benar-benar yakin itu semua akan bekerja dan akan menguntungkan. Masalahnya, semakin lama kamu berpikir, semakin lama bisnis yang kamu rencanakan dapat terealisasi.

Ya, kamu mungkin perlu meneliti pasar, memiliki rencana dasar di tempat dan melakukan hal-hal seperti mendapatkan id pajak jika diperlukan, mendaftar dengan pejabat lokal, jika diperlukan, dll. Tetapi jika kamu mencoba untuk membuat segalanya sempurna sebelum dilaksanakan, ujung-ujungnya bisnis kamu tidak jalan sama seka

Mulai dalam skala kecil 

Beberapa orang percaya bahwa seorang pengusaha sukses adalah pengambil risiko yang ulung. Tetapi sebagian besar, pengusaha sukses tidak begitu. Sebaliknya, mereka mengambil risiko yang terkendali. Mereka menguji ide dalam skala kecil, kemudian membangun apa yang bekerja dengan baik, mengubah apa yang menjanjikan  dan meminimalisir kemungkinan kegagalan.

Tanam Modal Bisnis dengan Investasi di DANAdidik!

Dengan berinvestasi di DANAdidik. Kamu telah memberikan kontribusi pada kemajuan pendidikan Indonesia sekaligus mendapatkan return 12 hingga 15% flat per tahun. Jika kamu berinvestasi minimal Rp 250.000, kamu berhak mendapatkan cashback seharga Rp 50.000.

Hubungi kontak di bawah ini untuk informasi lebih lanjut:

WhatsApp Business : +62 812 8986 2884

Dipo (+62 81 510 532 844) | dipo@danadidik.com

Helpdesk DANAdidik: https://help.danadidik.id/

Untuk langkah berinvestasi di DANAdidik, silakan mengikuti panduan pada artikel di bawah ini:

Lender Baru? Simak Dulu Cara Investasi di P2P Lending DANAdidik

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.