5 Tips Supaya Tetap Hemat di Era Cashless Society

5 Tips Supaya Tetap Hemat di Era Cashless Society – Teknologi finansial atau tekfin semakin populer di Indonesia, akibatnya kini banyak aplikasi dompet digital atau e-wallet yang menjamur. Hadirnya e-wallet lantas berdampak pada berkembangnya transaksi non-tunai. Makanya, sekarang kita sering mendengar istilah Cashless Society atau masyarakat tanpa uang tunai.

Era cashless ini sebenarnya memiliki banyak keuntungan, namun banyak juga kerugian yang bisa kamu rasakan jika salah menggunakan dompet digital. Misalnya keuntungan utama e-wallet adalah praktis, tetapi di satu sisi kamu malah menjadi lebih boros karena praktis. Belum lagi e-wallet hadir dengan banyak fitur, seperti misalnya pay later. Kamu bisa saja malah terjerat utang bukan? 

Baca lainnya: 4 Tips Jitu Supaya Kamu Bisa Berkurban Setiap Tahun

Namun, bukan berarti kamu tidak bisa hemat dengan menggunakan e-wallet lho! Artikel DANAdidik kali ini akan membahas tips bagaimana caranya kamu tetap hemat meski menggunakan e-wallet di era cashless society ini. 

Kenali Berbagai E-Wallet di Indonesia

Finansialku

Setidaknya ada 5 nama besar e-wallet yang populer di Indonesia, diantaranya adalah DANA, DOKU, GO-PAY, LinkAja, dan OVO. Penting untuk memahami keuntungan masing-masing dompet digital tersebut. Jangan lupa juga untuk menyesuaikan kebutuhan kamu dengan e-wallet yang kamu pilih. 

Misalnya, kalau kamu lebih sering menggunakan aplikasi Grab untuk bepergian juga sering ke pusat perbelanjaan Lippo, kamu akan sangat diuntungkan dengan OVO. Lalu, kalau kamu tidak ingin terlalu banyak top-up saldo, DANA mungkin menjadi pilihan yang tepat karena minimal top-up nya hanya Rp 10.000 saja.

Rutin Cek Promo di Media Sosial

Aplikasi-aplikasi dompet digital banyak yang memanfaatkan media sosial sebagai media promosi yang paling efektif. Tidak ada salahnya untuk mengikuti mereka di media sosial untuk berburu promo. Apalagi, promo cashback dan momen pay day menjadi daya tarik utama e-wallet.

Selain media sosial aplikasi e-wallet itu sendiri, kini banyak juga media sosial yang khusus berisi info seputar promo, seperti akun Giladiskon. Namun, kamu harus tetap hati-hati ya! Jangan terlalu terbuai dengan momen diskon dan pay day karena kamu bisa jadi lebih boros. Manfaatkan lah momen pay day sebagai kesempatan kamu berbelanja kebutuhan sehari-hari dengan harga murah.

Top-Up Saldo Secukupnya

Pastikan untuk mengisi saldo e-wallet dengan cukup, setidaknya saldo kamu dapat memenuhi kebutuhan selama satu minggu. Jangan terlalu banyak atau bahkan terlalu sedikit mengisi saldo dompet digital. Terlalu banyak mengisi saldo dapat membuat kamu boros, tetapi di sisi lain terlalu sedikit juga bisa merugikan kamu lho! Karena setiap kamu melakukan top-up, biasanya akan ada biaya administrasinya. Jadi semakin sering kamu mengisi saldo, semakin sering kamu terkena biaya admin.

Meskipun kebanyakan e-wallet memiliki fitur tarik dana, kamu tetap tidak disarankan untuk terlalu banyak mengisi saldo. Perkirakan untuk apa saja saldo tersebut kamu gunakan, misalnya untuk transportasi dan makan. Buatlah anggaran seakurat mungkin. Caranya yaitu dengan mengetahui kebiasaan keuangan kamu. Gunakan lah aplikasi pendukung finansial untuk membantu kamu menghitung pengeluaran selama beberapa bulan. 

Hati-Hati dengan Sistem Pay Later

Daya tarik lain dari aplikasi dompet digital adalah fitur bayar nanti atau pay later. Fitur yang dimiliki e-wallet ini memang sangat berguna di saat kepepet, namun kamu harus tetap hati-hati! Karena salah-salah kamu malahan terkena konsekuensi terlambat bayar dan malah terlilit utang. Tipsnya adalah dengan mengetahui benar-benar syarat dan ketentuan fitur pay later di masing-masing dompet digital. Ketahui berapa nominal yang harus kamu bayar saat ada keterlambatan membayar, juga berapa biaya administrasinya. 

Seimbangkan dengan Investasi P2P Lending

Keempat tips di atas tidak akan ada artinya jika tidak kamu barengi dengan perencanaan keuangan yang lebih baik. Mungkin biasanya kamu akan berhemat untuk menabung, namun menabung tidak akan menumbuhkan uang kamu secara signifikan. Makanya, cobalah berinvestasi sedini mungkin!

Baca juga: Kenali 5 Hal Ini Sebelum Investasi di Fintech P2P Lending

Investasi Peer to Peer Lending sangat cocok untuk kamu belajar berinvestasi, karena dengan modal ratusan ribu saja kamu bisa menumbuhkan uang. Cobalah berinvestasi di DANAdidik untuk mendapatkan banyak keuntungan. Selain imbal hasil hingga 15% flat per tahun, kamu juga berkesempatan mendapat cashback Rp 50.000 dengan investasi minimal Rp 250.000. Namun, yang paling penting dengan berinvestasi di P2P Lending DANAdidik, kamu akan memberikan dampak baik pada kemajuan pendidikan di Indonesia karena telah ikut membantu mahasiswa. Yuk investasi sekarang dengan mengikuti langkah pada artikel di bawah ini! #SemuaBisaKuliah

Lender Baru? Simak Dulu Cara Investasi di P2P Lending DANAdidik

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.