5 Film Hollywood Ini Ajarkan Kamu Cara Mengatur Keuangan

5 Film Hollywood Ini Ajarkan Kamu Cara Mengatur Keuangan  – Biasanya kita menonton film untuk hiburan semata. Namun, ternyata banyak pembelajaran kehidupan yang bisa kita ambil, termasuk pembelajaran soal keuangan atau finansial. Apalagi, penting lho untuk lebih mengetahui strategi mengatur keuangan yang baik guna perencanaan masa depan yang cerah!

Mungkin kamu memiliki rencana untuk marathon film akhir pekan ini, atau sekedar mencari referensi film-film bagus untuk menghabiskan waktu. Sebagai rekomendasi, DANAdidik telah merangkum lima film Hollywood yang bisa sekalian memberikan tips mengatur keuangan berikut ini!

The Wolf of Wall Street

Siapa sih yang tidak kenal dengan nama Leonardo DiCaprio? Bintang Titanic ini berperan sebagai Jordan Belfort, seorang pialang saham yang bisa menjual apa saja kepada siapa saja. Belfort sejak awal karirnya belajar bahwa keuntungan kliennya tidak penting, karena tujuannya adalah untuk mendapatkan cek komisi besar tanpa memperhatikan kesejahteraan kliennya. Akibatnya, Belfort memikat kliennya untuk membeli saham yang buruk dengan menjanjikan margin keuntungan yang tidak realistis dan menarik bagi keserakahan mereka. Sementara kliennya kehilangan jutaan, Belfort menjadi salah satu orang terkaya di Wall Street.

Tips keuangan: Jangan biarkan iming-iming kepuasan instan merusak kemampuan kamu untuk membuat keputusan keuangan yang sehat. Apakah kamu berinvestasi dalam saham atau membuat keputusan uang yang besar, carilah nasihat ke ahli keuangan dan sumber terpercaya untuk keputusan finansial sehingga kamu tidak perlu menghasilkan uang dengan cara manipulasi.

Pursuit of Happyness

Berwirausaha juga bisa menjadi jalan besar menuju kekayaan lho, dan penggambaran Will Smith sebagai Chris Gardner pada film ini adalah contoh yang sempurna. Dalam film Pursuit of Happyness, yang didasarkan pada kisah nyata, Gardner dan putranya yang masih kecil menghadapi serangkaian rintangan yang menguji mereka. Mereka diusir dari rumah, dipaksa untuk tinggal di toilet stasiun sampai tempat penampungan tunawisma, dan hanya memiliki uang 22 Dolar.

Semua ini tidak menghentikan langkah Gardner, ia terus bekerja, lalu akhirnya memenangkan pekerjaan di sebuah perusahaan investasi, dan kemudian dapat menghasilkan jutaan uang.

Tips keuangan: Kita pasti memiliki titik balik kehidupan dimana kita kesulitan, termasuk kesulitan finansial. Kita harus mengambil pelajaran dari Gardner yang tidak pernah menyerah, terus bekerja keras dan mencari peluang, dan akhirnya menemukan kesuksesan. Ingat, tidak ada jaminan untuk mencapai kebahagiaan secara cuma-cuma. Kebahagiaan sejatinya  dimenangkan dengan pengejaran.

The Money Pit

Film yang populer di tahun 80-an ini adalah contoh sempurna untuk menggambarkan seseorang yang membeli rumah berdasarkan perasaan alih-alih pikiran, memperlihatkan bagaimana jika Anda membeli rumah berdasarkan keputusan emosional daripada rasional.

Film ini dibintangi oleh Tom Hanks dan Shelley Long. The Money Pit menceritakan tentang mereka yang bergegas membeli rumah impian karena mereka terpikat oleh penjualnya. Padahal, mereka seharusnya melakukan lebih banyak riset dan penelitian tentang properti itu.

Karena tidak siap dan terlalu gegabah, mereka malah membuang-buang uang untuk semua perbaikan rumah.

Tips keuangan: Jika kamu berpikir untuk membeli rumah baru atau membeli rumah untuk pertama kalinya, pastikan melakukan riset mendalam tentang serba-serbi dan harga properti dan proses pembelian rumah itu sendiri. Jangan membuat keputusan emosional pada tahap apa pun dalam proses pembelian, dan buat anggaran yang realistis berdasarkan apa yang benar-benar mampu kamu beli ya!

The Social Network

Rata-rata orang mengetahui Facebook, bahkan tidak sedikit yang masih menggunakannya. Film The Social Network menceritakan Mark Zuckerberg, pendiri Facebook, yang mungkin telah mencuri ide Facebook dari dua saudara lelaki (si kembar Winklevoss) yang menyewanya untuk membangun jejaring sosial yang mirip dengan Facebook. Seperti yang digambarkan oleh film tahun 2010 tersebut, Zuckerberg (diperankan oleh Jesse Eisenberg) dan si kembar Winklevoss tidak memiliki kontrak kerja formal yang dengan jelas menetapkan ketentuan mengenai kepemilikan kekayaan intelektual atau non-kompetisi mereka. Akibatnya, Winklevosses dan Zuckerberg bertarung dalam serangkaian tuntutan hukum yang memalukan di depan umum yang akhirnya berakhir dengan penyelesaian yang mahal untuk mendukung si kembar Winklevoss.

Tips keuangan: Luangkan waktu untuk mempelajari sisi hukum dalam menjalankan bisnis, dan pikirkan faktor biaya untuk pengacara atau penasihat hukum. Jangan lewatkan peluang wirausaha jangka panjang dengan salah mengatur sumber keuangan di awal perencanaan. Identifikasi teman dan sekutu sehingga tidak membahayakan bisnis kamu di masa depan. Jika kamu memiliki ide bisnis yang hebat, pastikan kamu mengambil langkah-langkah untuk melindungi hak paten dengan kontrak dan dokumentasi hukum yang tepat. Segala jenis penemuan, rahasia dagang, dan bahan yang telah kamu buat dapat dicuri atau disalahgunakan oleh orang lain lho!

The Untouchables

Film yang dibintangi oleh Robert De Niro ini mungkin membuat kamu berpikir dua kali untuk mengabaikan pajak penghasilan. Film tahun 1987 ini menceritakan tentang bos mafia Al Capone. FBI mencoba segala cara untuk menempatkan Al Capone di balik jeruji. Namun, meskipun FBI telah mencoba tuduhan seperti pembunuhan dan pemerasan, pemerintah akhirnya menangkap Capone atas tuduhan sederhana, yaitu penggelapan pajak. Al Capone akhirnya dijatuhkan, bukan oleh agen FBI yang membawa senjata, tetapi oleh akuntan yang memegang buku besar.

Tips keuangan: Meskipun kamu mungkin bukan gembong kriminal, namun gagal mengajukan pajak penghasilan dapat berujung pada penggelapan pajak, baik disengaja maupun tidak. Hal ini juga akan merusak credit score. Belum lagi kamu akan mendapat denda, menjalani hukuman penjara, dan berakhir dengan catatan kriminal. Ajukan dan bayar pajak tepat waktu untuk menghindari hukuman atau audit.

Tumbuhkan Uang Kamu dengan Pendanaan di Fintech Lending

Itu lah lima film Hollywood tentang bisnis dan keuangan yang mengandung banyak pesan moral. Lumayan kan, kamu bisa menghabiskan waktu untuk movie marathon sekaligus merencanakan keuangan dengan lebih baik lagi!

Salah satu bentuk perencanaan keuangan yang tepat adalah investasi. Coba instrumen P2P Lending yang tengah jadi tren yuk! DANAdidik sebagai pinjaman pendidikan mahasiswa dapat menjadi platform yang tepat. Apalagi, DANAdidik kini tengah mengadakan sejumlah promo seperti cashback dan program referral #WaliDidik.

Dengan menjadi pendana atau lender di DANAdidik, kamu bisa mendapatkan return sebesar 12 hingga 15 persen flat per tahun, sekaligus memberikan dampak baik bagi kemajuan pendidikan di Indonesia. Ayo, jadilah seorang lender dan kurangi angka putus kuliah di Indonesia! #SemuaBisaKuliah

Hubungi kontak di bawah ini untuk informasi lebih lanjut:

WhatsApp Business : +62 812 8986 2884

Helpdesk DANAdidik: https://help.danadidik.id/

Atau Ikuti panduan pendanaan pada artikel di bawah:

4 Panduan Lengkap Menjadi Pendana di P2P Lending DANAdidi

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.